Polo merupakan salah satu jenis pakaian harian yang cukup mudah untuk ditemukan. Jenis pakaian ini pun memiliki beberapa bahan berbeda dalam pembuatannya. Di antara banyaknya bahan bikin polo Jogja, lacoste pique menjadi salah satu bahan favorit.
Bahan ini dipilih karena memang memiliki banyak sekali keunggulan. Mulai dari tekturnya yang berpori, sehingga memiliki sirkulasi udara baik, mampu menyerap keringat, nyaman, dan ringan. Selain itu, bahan ini pun cenderung mudah untuk ditemukan.

Mengenal Bahan Lacoste Pique Untuk Bikin Polo Jogja
Jauh sebelum kain ini terkenal dan banyak digunakan, ternyata lacoste pique mulai ada di tahun 1933. Pada saat itu, lacoste pique dibuat oleh Rene Lacoste untuk mengganti kemeja tenis tenun tradisional yang kurang nyaman. Di mana, di tahun tersebut pakaian tenis dianggap terlalu kaku. Itu sebabnya, Rene Lacoste menciptakan pakaian tenis yang terbuat dari bahan katun bernapas dan ringan.
Pakaian tersebut dulunya dibuat dengan menggubakan teknologi tenun pique yang mampu memberikan tekstur khusus pada bahan kainnya. Dengan tekstur tersebut, membuat pakaiannya menjadi cepat kering, mampu menyerap keringat, dan sangat nyaman untuk dikenakan. Tekstur seperti inilah yang membuatnya kerap digunakan untuk bikin polo Jogja.
Nah, sejak saat dibuat itu banyak orang yang mencari pakaian tersebut. Sehingga membuatnya populer, dan dalam waktu singkat merek dengan nama lacoste pique pun menjadi terkenal di seluruh dunia.
Jenis-Jenis Lacoste Pique
Dewasa ini, istilah lacoste sering digunakan secara umum untuk merujuk pada jenis kain pique yang berpori. Menariknya, bahan yang terbuat dari 100% katun ini sudah berevolusi dicampur dengan poliester. Guna dari pencampuran ini ialah untuk ketahanan yang lebih baik, tetapi tetap bisa mempertahankan tekstur khasnya.
Lacoste pique yang biasa digunakan untuk bikin polo Jogja merupakan jenis bahan rajut berpori yang sangat populer. Di mana, ada beberapa jenis kain lacoste pique yang harus diketahui. Jenis-jenis tersebut antara lain:
Lacoste Cotton Pique
Jenis yang satu ini terbuat dari 100% serat katun alami. Hal ini membuatnya memiliki tekstur yang sangat adem, lembut, dan daya serap keringatnya pun sangat tinggi. Biasanya, jenis ini banyak digunakan untuk pembuatan polo premium yang berfokus pada kenyamanan pemakainya.
Meskipun memiliki tekstur yang sangat lembut dibanding jenis lainnya, tetapi lacoste pique ini rentan luntur dan mudah menyusut. Hal tersebut membuatnya harus dirawat dengan baik dan benar agar bisa tahan lama.
Lacoste PE Pique
Jika lacoste cotton pique terbuat dari 100% katun, maka lacoste PE pique terbuat dari 100% poliester. Jenis kain ini biasa digunakan untuk bikin polo Jogja karena memiliki pori lebih besar, dan kainnya pun lebih tipis. Hanya saja, untuk teksturnya sendiri lebih kasar jika dibandingkan dengan lacoste cotton pique.
Di samping itu, lacoste PE pique banyak dipilih karena memiliki harga yang lebih terjangkau, bahannya tidak mudah menyusut, dan tidak mudah kusut. Sayangnya, bahan ini justru kurang mampu menyerap keringat. Sehingga, akan terasa panas jika dipakai seharian.
Lacoste CVC Pique
Untuk jenis lacoste pique satu ini terbuat dari campuran katun sebanyak 60-65%, dan poliester sebanyak 35-40%. Kombinasi antara katun dan poliester ini ternyata memberikan keunggulan tersendiri. Di mana, daya serap terhadap keringat cukup tinggi dan warnanya tidak akan mudah pudar.
Biasanya, CVC pique banyak digunakan untuk bikin polo Jogja berkualitas tinggi. Namun, meskipun memiliki segudang keunggulan, bahan ini ternyata memiliki tekstur yang kurang lembut apabila dibandingkan dengan cotton pique.
Lacoste Combed Pique
Terakhir ada jenis lacoste combed pique. Jenis kain satu ini masih terbuat dari kapas, hanya saja proses pembuatannya disisir (combed). Dengan cara pembuatannya ini, maka combed pique memiliki serat kain yang lebih halus, tidak mudah berbulu, dan lembut.
Meskipun bahannya cenderung tebal, tetapi masih tetap ringan. Di samping itu, untuk daya tahannya pun sangat baik. Sehingga nyaman untuk digunakan seharian.

Beberapa Keunggulan Lacoste Pique Untuk Bikin Polo Jogja
Setelah mengetahui berbagai jenis lacoste pique untuk bikin polo Jogja, penting juga mengetahui berbagai keunggulan dari kain ini.
Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik
Keunggulan pertama terletak pada sirkulasi udaranya. Seperti yang sudah dibahas di atas, lacoste pique memiliki pori-pori yang membuatnya mampu memberikan sirkulasi udara yang baik. Hal tersebut membuat polo tetap sejuk meskipun dipakai beraktivitas seharian. Di samping itu, teksturnya pun sangat lembut, sehingga akan sangat nyaman dipakai.
Tampilan Stylish
Lacoste pique yang memiliki tekstur rajutan akan memberikan tampilan eksklusif dan profesional. Iyu sebabnya, polo yang terbuat dari kain ini bisa digunakan untuk berbagai acara, baik acara formal maupun non formal. Di samping itu, ada banyak pilihan desain dan warna berbeda yang bisa disesuaikan dengan keinginan.
Kualitas Terjamin
Kain Lacoste Pique yang sering digunakan untuk bikin polo Jogja biasanya memiliki harga cenderung mahal. Tetapi, harga ini sangat sesuai dengan kualitas yang diberikan. Kualitasnya yang tinggi membuat polo bisa bertahan lama dan awet.
Mudah Dikombinasikan
Bahan Lacoste Pique ternyata mampu dikombinasikan dengan berbagai hal. Seperti misalnya, kain ini sangat mudah dibordir atau disablon. Hal ini memungkinkan Anda bebas membuat bordir atau sablon yang seperti apa.
Di samping itu, pakaian yang berbahan Lacoste pique pun bisa dikombinasikan dengan jenis pakaian lainnya. Seperti misalnya, Anda bisa menggunakan polo berbahan lacoste pique dengan celana jeans untuk tampilan yang casual. Nah, jika ingin tampilan lebih formal maka bisa memadukannya dengan celana bahan.
Cara Merawat Polo Berbahan Lacoste Pique
Untuk tetap menjaga kualitas dan tampilan dari hasil bikin polo Jogja menggunakan lacoste pique, maka perawatannya harus diperhatikan dengan baik. Untuk bisa menjaga tingkat elastisitas dan mencegah kain tidak melar, maka pencuciannya dilakukan dengan menggunakan air dingin.
Selain itu, hindari juga untuk menggunakan pemutih. Sebab, pemutih justru bisa merusak serat kain dan berakhir memudarkan warna asli dari kainnya. Hal ini dilakukan guna untuk mempertahankan warna kain dan membuatnya lebih awet.
Untuk menjemurnya pun tidak bisa langsung kena sinar matahari, karena akan membuat warnanya cepat pudar. Akan lebih baik jika dijemur di tempat yang teduh. Terakhir, untuk proses setrikanya pun sebaiknya dilakukan pada suhu rendah. Penggunaan kain pelapis di atasnya juga dapat membantu mencegah kerusakan pada tekstur kainnya.
Untuk bikin polo Jogja bisa dilakukan dengan memilih bahan yang tepat dan populer, seperti misalnya menggunakan bahan lacoste pique. Bahan yang memiliki banyak jenisnya ini cenderung lembut dan mampu menyerap keringat. Sehingga, membuatnya sering dipilih sebagai bahan pembuatan polo. Di samping itu, banyak hasil industri fashion lain yang menggunakan lacoste pique sebagai bahan utamanya.
