You are currently viewing Cara Memilih Furing Untuk Buat Jaket Cougle Jogja yang Adem dan Tidak Gerah

Cara Memilih Furing Untuk Buat Jaket Cougle Jogja yang Adem dan Tidak Gerah

Jenis jaket terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Di mana, muncul berbagai jenis jaket dengan desain beragam, salah satunya ialah jaket cougle. Jaket satu ini masuk ke dalam jenis jaket ringan yang memang dirancang tahan air dan tahan angin. Untuk buat jaket cougle Jogja pun harus paham dulu terhadap karakteristik dan jenis bahannya.

Jaket cougle umumnya sudah dilengkapi dengan kupluk, dan pullover atau dimasukkan melalui kepala dengan resleting setengah badan. Jenis jaket ini dirancang untuk cuaca ekstrem, di mana bahan pembuatannya sendiri biasanya taslan, parasut, dan beberapa bahan waterproof lainnya.

Mengenal Fungsi Furing

Mengenal Fungsi Furing Untuk Buat Jaket Cougle Jogja

Ciri khas dari jaket cougle ialah adanya saku kangguru di bagian depan dada. Jaket yang ringan ini mudah dilipat, sehingga membuatnya bisa dibawa kemana saja. Tetapi ternyata, jaket cougle juga kerap menggunakan lapisan dalam (furing). Tentunya, ada berbagai fungsi lapisan dalam pada jaket cougle yang harus diketahui.

Melindungi Bahan Utama

Saat buat jaket cougle Jogja, Anda harus memperhatikan penggunaan lapisan dalam. Hal ini dikarenakan lapisan dalam akan bertidak sebagai pelindung. Di mana, lapisan dalam ini akan membantu mencegah bahan utama jaket mudah rusak dari setiap gesekan.

Menyerap Keringat dan Meningkatkan Kenyamanan Kulit

Bahan utama dalam pembuatan jaket cougle ialah parasut atau despo. Di mana, bahan ini tidak mampu menyerap keringat. Sehingga, keberadaan furing akan mampu menjaga tubuh tetap sejuk dan menyerap keringat. Di samping itu, bahan furing yang lembut dapat mengurangi gesekan langsung antara kulit dan bahan utama.

Mampu Memberikan Rasa Hangat

Lapisan dalam (furing) ternyata dapat menambah ketebalan ekstra pada jaket. Sehingga, dapat membantu menambah kehangatan saat berada di luar rungan atau cuaca yang dingin. Di samping itu, lapisan dalam ini dapat membantu menyembunyikan jahitan dalam. Alhasil membuat struktur jaket terlihat kokoh dan lebih rapi.

Jenis-Jenis Furing

Jenis-Jenis Furing Untuk Buat Jaket Cougle Jogja

Ada banyak sekali jenis furing yang biasa dipakai untuk buat jaket cougle Jogja. Berbagai jenis furing ini biasanya disesuaikan dengan bahan utamanya. Sehingga, jaket cougle yang dihasilkan pun bisa tetap nyaman dipakai. Adapun beberapa jenis furing tersebut ialah:

Furing Asahi

Jenis furing ini sangat populer digunakan untuk berbagai pakaian, termasuk jaket cougle. Bahan yang terbuat dari 100% polyester ini dikenal lembut, ringan, tipis, dan dapat memberikan efek adem ketika dipakai.

Karakteristiknya yang ringan dan tipis membuat furing asahi tidak akan menambah bobot signifikan pada jaket cougle. Di samping itu, permukaan kainnya yang lembut di kulit dapat memberikan kenyamanan ekstra. Meskipun memang bahannya tipis, tetapi dapat memberikan sedikit efek hangat.

Penggunaan furing asahi untuk buat jaket cougle Jogja dimaksudkan agar dapat membantu menyerap keringat dengan baik. Di samping itu, furing asahi juga mampu membantu menjaga struktur jaket cougle agar tidak terlalu letoy.

Kain Jala atau Mesh

Selain furing asahi, ada kain jala yang kerap dipakai sebagai lapisan dalam. Sesuai dengan namanya, kain ini bertekstur jaring dan memiliki rongga atau pori-pori. Lapisan dalam yang terbuat dari polyester atau nilon ini dapat membantu mengurangi penumpukan keringat dan panas.

Kain jala juga dapat membantu menjaga sirkulasi udara dengan baik untuk membuat para pemakainya tetap nyaman dan kering. Di samping itu, ada berbagai jenis kain jala yang bisa dipilih untuk lapisan dalam jaket cougle.

Kain Kaos

Jenis furing lain yang bisa menjadi pilihan untuk buat jaket cougle Jogja ialah kain kaos. Biasanya, bahan dasarnya ialah kaos berupa jersey atau rajut. Bahan furing ini dirancang untuk bisa memberikn kenyamanan, daya serap keringat yang tinggi, dan memberikan kelembutan.

Furing kaos biasanya tidak kaku dan sering memberikan efek hangat yang ringan. Di samping itu, bahannya juga cenderung elastis. Sehingga, dapat memberikan ruang bebas pada jaket. Selain itu, jika dibandingkan dengan jenis furing sintetis lain, maka furing kaos lebih baik dalam menyerap keringat.

Ada dua jenis kaos yang biasa dipakai untuk lapisan dalam jaket cougle, yaitu cotton combed tipis dan baby terry. Kedua jenis kaos ini mampu memberikan kenyamanan pada jaket cougle.

Kain Polar Tipis

Jenis lapisan dalam lain yang digunakan untuk buat jaket cougle Jogja ialah kain polar tipis. Kain yang terbuat dari polyester ini dirancang khusus untuk dapat memberikan kehangatan tanpa harus menambah beban berat jaketnya.

Karakteristik dari kain polar tipis sendiri ialah memiliki serat bulu halus yang lebih rendah. Meskipun memang tipis, tetapi tekstur bulunya mampu menahan hawa dingin dan dapat menjaga suhu tubuh dengan baik. Kemudian, bahannya juga cepat kering dan breathable. Hal ini membuatnya nyaman ketika dipakai seharian.

Kain polar tipis sangat elastis dan lembut, sehingga akan memudahkan pergerakan dan tidak terasa kaku. Bahkan, kain ini juga dapat mengurangi efek gerah pada jaket. Tidak heran jika kebanyakan jaket windbreaker menggunakan polar tipis sebagai lapisan dalamnya.

Kain Satin

Jenis lapisan dalam lain yang digunakan untuk buat jaket cougle Jogja ialah kain satin. Kain ini memiliki permukaan lembut, licin, dan memiliki dua sisi berbeda, yaitu mengkilap dan kusam. Tampilannya yang mengkilap ini akan memberikan kesan premium pada bagian dalam jaket.

Di samping itu, lapisan dalam ini tidak mudah kusut dan tentunya dapat memberikan efek kehangatan tambahan. Kain satin juga akan membuat jaket tersa nyaman di kulit dan dapat memberikan bentuk yang bagus pada jaket. Hanya saja, bahan ini cenderung tidak dapat menyerap keringat dengan baik, sehingga jaket akan terasa gerah ketika digunakan pada cuaca panas.

Cara Memilih Furing Untuk Buat Jaket Cougle Jogja

Untuk memilih lapisan dalam pada jaket cougle biasanya bergantung pada tujuan dari jaketnya. Lapisan dalam yang tepat tentu saja akan memberikan kenyamanan, menjaga ketahanan air pada jaket, dan mampu mengatur suhu tubuh. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

Berdasarkan Kebutuhan Penggunaan

Untuk buat jaket cougle Jogja dengan menggunakan lapisan dalam maka harus memperhatikan penggunaannya. Lapisan dalam untuk cuaca dingin tentu akan sangat berbeda dengan lapisan dalam jaket untuk dipakai sehari-hari.

Bahan Lapisan Dalam yang Breathable

Jaket cougle masuk ke dalam jajaran jaket windbreaker. Di mana, untuk memilih lapisan dalamnya harus yang memiliki sirkulasi udara baik.  Sehingga nantinya tidak akan menimbulkan uang keringat yang sangat berlebih.

Ketahanan

Tidak semua lapisan dalam memiliki karakteristik yang sama. Untuk membuat jaket cougle bisa bertahan lama, maka pilih juga lapisan dalam berbahan sintesks yang tahan lama dan tidak mudah rusak oleh kelembaban.

Itulah berbagai pilihan lapisan dalam yang bisa digunakan untuk buat jaket cougle Jogja.