You are currently viewing Bukan Modis Semata! Ini Alasan Ritsleting Miring di Konveksi Jaket Biker Jogja Jadi Buruan

Bukan Modis Semata! Ini Alasan Ritsleting Miring di Konveksi Jaket Biker Jogja Jadi Buruan

Berkendara di jalanan dengan jarak jauh ini bukan hanya menjadi kebutuhan, melainkan bagian dari gaya hidup generasi saat ini. Padatnya jalanan seringkali memerlukan persiapan yang ekstra termasuk penggunaan jaket biker dengan fitur yang tepat. Konveksi jaket biker Jogja sering menjadi incaran karena kualitasnya serta penerapan beberapa fitur utama yang mampu menjadi penjamin keselamatan selama berkendara.

Selain berfokus pada kualitas, konveksi Jogja tidak lepas dari detail sekecil apapun, termasuk penggunaan ritsleting miring yang saat ini kembali digemari oleh pecinta jalanan tersebut. Ritsleting miring bukan sekedar estetika tetapi bagian dari upaya menjaga keselamatan selama berkendara. Jika Anda penasaran dengan berarti ini, di bawah ini akan dibahas lebih jauh tentang ritsleting miring dan mengapa banyak yang menyukainya.

Sejarah Singkat Ritsleting Miring

Ritsleting miring bukan trend yang diciptakan konveksi jaket biker Jogja, melainkan sudah ada sejak 1928 di Amerika Serikat dengan nama the perfecto. Lahir dari kesadaran seorang lelaki bernama Irving Schott tentang jaket penerbang militer dan jaket motor dengan ritsleting yang lurus yang terlalu kaku dan mudah ditembus angin saat berkendara.

Melihat hal tersebut, Irving Schott memindahkan jalur ritsleting yang awalnya lurus menjadi sedikit lebih miring atau diagonal. Desain ini kemudian diadopsi secara massal dan terbukti jauh lebih hangat. Desain sederhana ini pun terus diminati oleh pengendara hingga saat ini.

Alasan Ritsleting Miring

Alasan Ritsleting Miring Jadi Buruan di Konveksi Jaket Biker Jogja

Meskipun terlihat sedikit aneh, ritsleting miring cukup populer hingga saat ini dan bahkan sudah hampir satu abad. Salah satu konveksi yang tetap mempertahankan adalah konveksi jaket biker Jogja yang menganggap bahwa desain ini memiliki keunggulan mekanis yang tidak ditemukan pada jaket dengan ritsleting lurus. Berikut beberapa keunggulan yang dimaksud oleh konveksi Jogja:

Penghalau Angin

Berkendara dengan kecepatan tinggi harus mempersiapkan diri dengan terpaan angin yang kencang dan langsung mengarah pada area dada. Penggunaan jaket dengan ritsleting lurus akan sangat beresiko karena lebih mudah ditembus oleh angin. Sedangkan potongan ritsleting miring akan membuat pola kain jaket otomatis bertumpuk pada bagian dada dalam.

Dengan adanya sistem dua lapis ini, bisa berfungsi menjadi tameng ganda. Sehingga angin hanya akan menembus kain bagian luar dan lajunya akan terblokir saat masuk ke kain bagian dalam. Meskipun terlihat sepele, fitur penting di jaket konveksi jaket biker Jogja ini mampu mencegah terjadinya resiko penyakit paru-paru basah dan masuk angin akut.

Ergonomi Posisi Berkendara

Jaket dengan ritsleting lurus sangat berpotensi melukai pengendara selama perjalanan. Apalagi jika pengendara tersebut menggunakan sepeda motor tipe sport ataupun motor yang menuntut posisi tangan melaju ke depan dan tubuh sedikit membungkuk.

Posisi pengendara yang membungkuk bisa membuat ritsleting lurus mengalami tekanan lipatan di area perut dan leher. Gigi ritsleting yang kaku juga akan menekuk, bergelombang mengganjal perut dan bahkan mendorong kerah jaket ke atas hingga bisa mencekik pengendara. Untuk itu, konveksi jaket biker Jogja kurang merekomendasikan ritsleting ini, apalagi bagi pengendara motor sport.

Sedangkan penggunaan ritsleting miring dianggap lebih bagus karena dapat mengikuti lekuk alami tubuh ketika membungkuk. Hal ini dikarenakan kain jaket akan terlipat ke arah samping, sehingga perut terbebas dari tekanan dan leher akan tetap longgar.

Perlindungan Terhadap Body Motor

Penggunaan ritsleting lurus biasanya dilengkapi dengan kepala ritsleting logam atau kancing besi yang menggantung tepat di bagian perut bawah. Logam dan kancing besi tersebut seringkali bergesekan dengan body motor sehingga akan menciptakan goresan yang merusak estetika jaket.

Berbeda dengan ritsleting miring yang justru menjamin body motor tidak tergores oleh kancing besi dan logam ritsleting. Hal ini dikarenakan, pertemuan logam dan ujung bawah jaket berada di area samping pinggul dan tidak bergesekan dengan body motor. Dengan fakta ini, maka tak heran jika banyak pengendara yang lebih memilih ritsleting miring di konveksi jaket biker Jogja.

Efisiensi Kantong Dada Udara

Saat berkendara di kondisi cuaca yang panas, pengendara sering membuka ritsleting jaket agar angin bisa sedikit mengurangi sensasi panas tersebut. Namun jika ritsletingnya lurus maka bisa menyebabkan kerah jaket berkibar-kibar dengan liar karena tertiup angin. Hal ini akan sangat mengganggu estetika dan keindahan dalam berkendara.

Sedangkan pada jaket dengan ritsleting miring bisa disiasati dengan memasukkan potongan kain tersebut ke samping luar dan dikunci menggunakan kancing tekan. Biasanya konveksi jaket biker Jogja akan menyediakan kancing tekan di bagian dalam jaket. Lipatan yang dihasilkan akan membuka ruang udara yang sejuk dan mendinginkan tubuh tanpa harus terlihat berantakan.

Distribusi Beban Saku

Distribusi Beban Saku yang Merata

Jaket bikers didesain dengan menambahkan kantong sebagai wadah untuk menyimpan segala kebutuhan selama perjalanan seperti HP dan dompet. Sayangnya, saku pada jaket dengan ritsleting lurus sering melorot ke depan dan terasa berat sebelah di area leher belakang, apabila saku diisi dengan barang berat.

Sedangkan pada ritsleting dengan jalur miring mampu mendistribusikan beban barang pada saku secara merata ke seluruh area bahu dan punggung. Dengan begitu, jaket yang diproduksi oleh konveksi jaket biker Jogja akan tetap seimbang di badan pengendara dan tidak akan membuat pundak cepat lelah.

Efek Ilusi Optik

Pernahkah Anda merasa tubuh terlihat lebih gemuk ketika menggunakan jaket dengan potongan biasa? Jika iya, jaket dengan ritsleting miring bisa menjadi solusinya. Hal ini terjadi karena ritsleting miring akan memotong garis tubuh dengan garis diagonal sehingga membuat tubuh terlihat lebih ramping.

Potongan ritsleting miring dapat menarik perhatian mata ke arah bahu luar sehingga menciptakan ilusi bahu yang lebih lebar dengan pinggang yang lebih ramping. Jadi, jangan heran jika banyak yang suka dengan desain ini di konveksi jaket biker Jogja.

Kemudahan Akses Ke Saku Dalam

Dengan menggunakan ritsleting miring, pengendara bisa dengan mudah mengambil benda yang ada di saku dengan cara membuka jaket di area ketiak samping. Pengendara hanya perlu menurunkan sekitar 10 hingga 15 cm untuk mengakses ke saku dalam.

Hal ini akan berbeda jika Anda menggunakan jaket dengan ritsleting lurus karena harus menurunkan ritsleting utama dengan sangat rendah untuk bisa mencapai satu dalam. Tindakan ini bisa membuat seluruh bagian dada terbuka dan terpapar angin maupun hujan.

Pada akhirnya, estetika tidak selalu menjadi fokus utama dalam pembuatan jaket outdoor seperti jaket biker yang membutuhkan perlindungan ekstra. Namun dengan jaket ritsleting miring, pengguna akan mendapatkan estetika sekaligus perlindungan yang maksimal. Jika Anda tertarik dengan ritsleting miring, Anda bisa konsultasi dengan konveksi jaket biker Jogja agar menemukan ukuran yang pas. Segera konsultasi dan dapatkan jaket impian Anda!