You are currently viewing Bukan Sekadar Lapisan: Kenali 5 Jenis Furing Premium di Konveksi Jaket Jogja

Bukan Sekadar Lapisan: Kenali 5 Jenis Furing Premium di Konveksi Jaket Jogja

Pernahkah Anda memiliki jaket yang bagus secara tampilan luar namun gatal dan kurang nyaman ketika digunakan? Masalah ini terjadi dikarenakan bagian furing yang digunakan berkualitas rendah. Padahal bagian furing justru merupakan bagian yang bersentuhan langsung dengan kulit dan menjadi penentu kenyamanan. Untuk itu, konveksi jaket Jogja hadir dengan menggunakan furing premium.

Meskipun bagian furing sering diremehkan oleh konveksi lain, namun bagian ini justru menjadi penentu kenyamanan dalam menggunakan jaket. Agar tidak salah dalam memilih jenis furing yang akan digunakan dalam pembuatan jaket, yuk kenali lima jenis furing yang biasa digunakan pada konveksi jaket di Jogja.

Furing Adalah Investasi Kenyamanan

Furing memiliki peranan yang sangat krusial dalam menentukan tingkat kenyamanan saat menggunakan jaket. Hal ini terjadi karena bagian furing merupakan bagian yang bersentuhan langsung dengan kulit. Berikut beberapa alasan mengapa konveksi jaket Jogja, furing disebut sebagai investasi kenyamanan:

  • Furing dengan kualitas yang bagus mampu menyerap keringat dengan baik. Sehingga kulit tidak akan merasa lengket ketika cuaca panas.
  • Furing memiliki fungsi sebagai regulator suhu yang dapat memberikan kehangatan pada saat cuaca dingin namun tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Furing juga dapat melindungi kulit dari berbagai gesekan dengan bahan luar jaket yang lebih kasar dan kaku. Dengan begitu, keberadaan furing juga dapat mencegah terjadinya iritasi pada kulit.

Selain masalah kenyamanan, keberadaan furing juga dapat menjaga struktur dan bentuk jaket agar tetap terlihat presisi dan tidak mudah berkerut ketika digantung ataupun saat dipakai. Secara tidak langsung, keberadaan furing juga bisa membantu jaket dari konveksi jaket Jogja terlihat lebih estetik.

Bedah 5 Jenis Furing

Bedah 5 Jenis Furing Premium di Konveksi Jaket Jogja

Meskipun hanya ada di bagian dalam jaket, furing memiliki beberapa jenis dengan tingkat kenyamanan yang berbeda-beda. Yuk kenali 5 jenis furing yang biasa digunakan pada konveksi jaket di Jogja!

Furing Dormeuil England

Terbuat dari kain satin premium, furing jenis ini merupakan kasta tertinggi yang memberikan kesan mewah pada jaket. Teksturnya sangat halus licin dan bahkan dapat memberikan sensasi dingin saat menyentuh kulit. Dengan tampilan yang mengkilap, konveksi jaket Jogja biasanya menggunakan jenis furing ini untuk jaket semi jas, blazer atau bahkan jaket almamater eksklusif.

Furing Polar

Furing ini biasanya digunakan untuk pembuatan jaket gunung, parka hingga jaket musim dingin. Tak hanya empuk, furing ini memiliki tekstur berbulu lembut yang mampu merangkak panas tubuh dengan baik sehingga tubuh akan tetap hangat saat menggunakan jaket dengan furing polar di cuaca ekstrem sekalipun.

Furing Jaring

Foring selanjutnya yang biasa digunakan oleh konveksi jaket Jogja merupakan furing yang terbuat dari anyaman serat nilon atau dikenal dengan polyester yang memiliki pola lubang kecil. Tak hanya ringan, bahan ini memungkinkan terjadinya sirkulasi udara yang baik sehingga kulit akan tetap kering. Jenis ini merupakan pilihan utama dalam pembuatan jaket olahraga dan berbagai jenis jaket lainnya.

Furing Katun

Terdapat dua jenis furing katun yang sering digunakan dengan campuran yang sama Diamond dengan karakteristik yang berbeda. Berikut 2 jenis furing katun yang dipakai di konveksi jaket Jogja:

  • Furing Hero. Berasal dari campuran katun dan polyester dengan tekstur yang sangat lembut, adem dan mampu menyerap keringat. Furing jenis ini biasanya digunakan untuk jaket harian.
  • Furing Asahi. Berasal dari campuran katun dan polyester dengan lebih dominan polyester. Hasilnya, teksturnya lebih licin, kaku dan lebih tipis dibandingkan furing Hero. Basanya digunakan untuk furing jaket ringan atau lapisan pada bagian kantong.

Furing Quilting

Furing yang disebut dengan furing dacron ini, terbuat dari perpaduan antara kain pelapis seperti kain parasut dengan lapisan serat sintetis atau dakron di bagian dalam. Biasanya memiliki pola jahitan tertentu seperti berbentuk wajik dan kotak-kotak untuk mengunci dakron agar tidak bergeser. Konveksi jaket Jogja biasanya menggunakannya dalam pembuatan jaket parka tebal dan jaket musim dingin untuk memberikan perlindungan ganda dari angin dan dingin.

Rahasia Jahitan Furing yang kuat

Meskipun hanya ada di bagian dalam jaket, furing juga memerlukan teknik jahitan yang tepat agar tidak mudah terlepas. Dalam proses penjahitan ini biasanya menggunakan jarum yang tepat dengan ukuran kecil agar tidak merusak serat kain furing yang tipis. Berikut teknik jahitan yang membuat furing awet dan tahan lama.

Teknik Kantong Dalam

Dalam pembuatan kantong dalam membutuhkan interfacing atau kain keras yang tipis pada bagian bukaan saku. Hal ini dibutuhkan untuk mencegah kain furing menjadi melar ketika saku digunakan. Konveksi jaket Jogja menggunakan teknik hidden stitch agar saku tetap terlihat menyatu sempurna dengan lapisan bagian dalam.

Presisi Sambungan

Furing biasanya dibuat dengan sedikit lebih lebar atau longgar dibandingkan kain utama untuk memberikan ruang gerak agar lapisan dalam tidak tertarik saat bergerak. Selain itu, pada setiap titik temu jahitan antara furing dan kain utama harus benar-benar sejajar untuk menghindari kerutan atau tampilan yang menggembung.

Cara Membedakan Furing

Cara Membedakan Furing Berkualitas dan Murahan

Membedakan antara furing yang berkualitas dengan murahan bisa dilakukan secara mandiri. Bahkan Anda bisa langsung mengetesnya di konveksi jaket Jogja tanpa memerlukan peralatan apapun, salah satu caranya:

  • Mengecek Kerapatan Serat. Furing yang berkualitas biasanya memiliki serat yang lebih rapat sehingga terasa halus dan sejuk di kulit. Sedangkan furing yang murahan biasanya seratnya lebih renggang dan lebih kasar. Untuk mengetesnya, cobalah dengan menarik sedikit serat kain, jika furingnya berkualitas maka bentuknya akan kembali seperti semula.
  • Ketahanan Warna. Furing yang berkualitas tidak akan luntur meskipun sudah terkena keringat atau bahkan sudah dicuci berulang kali. Sedangkan furing murahan cenderung lebih kasar, panas dan warnanya cepat pudar. Konveksi jaket Jogja biasanya akan menggunakan furing dengan warna yang awet dan berkualitas.

Tips Merawat Jaket Agar Furing Tidak Robek

Furing yang terkenal tipis memang sangat rentan robek apabila perawatannya kurang tepat. Agar hal tersebut tidak terjadi maka hindari penggunaan sikat yang kasar saat mencuci furing jaket. Hal ini dikarenakan sikat dapat merusak serat halus pada furing dan bisa menyebabkan kain menipis hingga robek.

Konveksi jaket Jogja biasanya lebih menyarankan untuk mencuci jaket secara manual dengan cara dikucek lembut. Jika ingin dicuci menggunakan mesin cuci, maka gunakan laundry bag agar bagian furing tidak robek. Selain itu, pastikan bahwa resleting tertutup sebelum dicuci agar gigi resleting tidak mengait dan merusak lapisan furing jaket.

Pada akhirnya, jaket yang baik akan hanya jaket yang terlihat mewah dari luar namun nyaman saat digunakan. Untuk itu, Anda bisa langsung konsultasi dengan konveksi jaket Jogja agar bisa mendapatkan kombinasi yang pas antara furing dan bagian luar jaket. Dengan begitu jaket tidak hanya bagus di luar namun tetap nyaman digunakan.