You are currently viewing Mau Bikin Polo Shirt Jogja, Begini Cara Pilih Bahannya!

Mau Bikin Polo Shirt Jogja, Begini Cara Pilih Bahannya!

Ternyata, untuk bikin polo shirt Jogja tidak hanya asal pesan saja. Pasalnya, pemilihan bahan kaos yang tepat tidak hanya menunjang penampilan, tetapi juga akan membuat Anda merasa nyaman meski digunakan sepanjang hari. 

Jika salah pilih, ada kemungkinan kaos yang dipakai akan terasa gatal dan tidak menyerap keringat. Itu sebabnya, Anda harus mengetahui kriteria apa saja yang harus diperhatikan agar mendapatkan kaos polo yang nyaman dan berkualitas. Simak informasinya. 

Trik Memilih Bahan Polo Shirt

Trik Memilih Bahan Bikin Polo Shirt Jogja yang Terbaik

Mengenal jenis bahan kaos mungkin bisa dijadikan dasar dalam memilih bahan untuk pembuatan kaos polo. Ciri khas dari kaos ini adalah memiliki kerah dan terdapat 2-3 buah kancing pada bagian atasnya.

Selain itu disematkan pula saku di bagian kiri serta diberi tambahan berupa hiasan bordir. Kaos polo ini cocok digunakan di berbagai kesempatan baik itu formal maupun casual. Lantas, bagaimana trik dalam memilih bahan kaos polo yang tepat? Simak caranya. 

Pemilihan Bahan

Prioritas utama yang perlu diperhatikan sebelum membuat kaos polo adalah pemilihan bahan yang tepat dan harus sesuai dengan kebutuhan. Pertama kali kaos polo diproduksi menggunakan bahan wol yang dirajut, namun setelahnya ada yang menggunakan bahan lain. 

Hingga saat ini, bahan kaos polo semakin berkembang dan dibuat dari berbagai macam material yang masing-masing bahan memiliki keunggulan tersendiri. 

Beberapa rekomendasi bahan yang tepat untuk pembuatan kaos polo diantaranya adalah Cotton Combed, Cotton Pique, CVC (Chief Value Cotton), TC (Teteron Cotton), Lacoste PE, Lacoste Cotton, dan Lacoste CVC.

Bikin Polo Shirt Jogja Utamakan Kenyamanan

Kenyaman merupakan faktor utama dalam memilih material kaos polo. Bahan kaos yang bagus memiliki karakteristik lentur dan sirkulasi udara yang baik. 

Beberapa kriteria bahan kaos polo yang berkualitas diantaranya adalah mampu menyerap keringat, bahannya halus, tidak nerawang, lembut, dan tidak memicu reaksi alergi atau membuat kulit iritasi. 

Bahan yang lembut dan terasa dingin di kulit tentunya akan membuat Anda betah untuk memakainya seharian.

Daya Serap Kain

Bahan kaos yang digunakan harus berdaya serap tinggi agar tetap nyaman meski berkeringat sehingga tubuh tetap terasa kering dan sejuk meski tengah menjalani aktivitas padat. 

Kuat dan Lentur 

Anda tentu tidak ingin kaos yang dimiliki cepat rusak. Jadi, pilihlah bahan yang kuat namun tetap lentur serta mengikuti bentuk tubuh saat digunakan. 

Dengan kedua karakteristik tersebut akan menghasilkan kaos polo yang nyaman dipakai dan membuat Anda lebih bebas bergerak saat beraktivitas.

Warna Tahan Lama

Trik pilih bahan untuk bikin polo shirt Jogja berikutnya adalah memastikan bahan tersebut warnanya awet dan tidak mudah pudar meski telah melalui proses cuci-kering-pakai berulang kali.

Ketahanan warna bahan kaos polo terhadap proses cuci dan sinar matahari sebenarnya dipengaruhi oleh proses pencelupan bahan kain itu sendiri. Khusus kaos yang menggunakan bahan Cotton 100%, biasanya menggunakan proses pencelupan reactive

Sebab, metode reactive ini jauh lebih mampu memberikan performa yang lebih bagus dibandingkan dengan yang menggunakan metode pencelupan direct

Sedangkan bahan kaos yang menggunakan campuran Katun dan Polyester membutuhkan dua kali proses pencelupan untuk bisa menampilkan warna dengan baik di kedua bahan kain campuran tersebut. 

Sebagai saran, pilihlah bahan Viscose atau dikenal dengan sebutan Rayon, dengan keunggulan memiliki warna yang lebih cerah, tahan terhadap kelembaban, dan terasa lembut di kulit.   

Anda bisa melakukan tes sederhana untuk mengetahui ketahanan warna kaos polo. Celupkan kaos polo ke dalam wadah berisi air dan perhatikan apakah warnanya luntur atau tidak. 

Selain itu, biasanya kaos polo yang mudah luntur warnanya berpotensi besar akan menempel pada benda lain, termasuk pakaian lain yang dikenakan seperti melekat pada jaket, celana bahan, atau rok. 

Proses Bordir

Proses Bordir Mudah

Bordir merupakan hiasan yang dijahit di atas kain menggunakan benang dan jarum jahit. Benang yang digunakan terdiri dari berbagai variasi warna guna mempercantik tampilan kain itu sendiri. 

Itu sebabnya, metode ini sangat tepat jika diaplikasikan pada bahan untuk bikin polo shirt Jogja. Meskipun demikian, Anda harus memastikan bahan yang digunakan mudah untuk di bordir, baik yang berupa tulisan maupun bordir gambar. 

Khusus untuk bahan kaos polo, ada dua jenis bordir yang diaplikasikan pada bahan tersebut. Pertama, jenis bordir manual yang keseluruhan prosesnya menggunakan mesin bordir manual, contohnya bordir dengan mesin jahit. 

Umumnya, bordir manual ini diterapkan oleh konveksi pada pesanan kaos polo dalam jumlah sedikit. Keunggulan dari bordir manual adalah kualitas jahitannya yang lebih halus dan kuat. 

Sayangnya, proses pengerjaannya membutuhkan waktu lama sehingga hanya mampu menerima pesanan dalam jumlah terbatas. 

Kedua, jenis bordir komputer yang termasuk kategori bordir otomatis karena diproses dengan menggunakan teknologi komputer. Jenis bordir kedua ini biasanya digunakan oleh konveksi jika ada customer yang memesan kaos polo dalam jumlah banyak. 

Keunggulan dari jenis bordir komputer selain bisa produksi dalam jumlah besar (mass product), proses pengerjaannya juga jauh lebih cepat dibandingkan bordir komputer. 

Hanya saja, kualitas jahitannya kurang terkontrol karena dikerjakan secara otomatis. Jadi, ada jahitan bordir yang kuat namun tidak sedikit yang jahitannya mudah terburai. 

Tidak Mudah Kusut

Trik berikutnya adalah memilih bahan kaos polo yang tidak mudah kusut. Dengan demikian, tampilan tetap terlihat keren dan rapi meski telah digunakan sepanjang hari. 

Selain itu, bahan yang tidak mudah kusut akan membuat Anda tidak perlu lagi menyetrika setiap kali akan menggunakannya.

Mudah Dibersihkan

Selain tidak mudah kusut, carilah bahan kaos yang juga mudah untuk dibersihkan. Hal ini membuat Anda lebih mudah saat melakukan perawatan sehingga tampilan kaos polo tetap seperti baru meski telah digunakan berulang kali.  

Untuk memudahkan pelanggan, umumnya pihak konveksi menyematkan cara perawatan di label kaos polo. Pada label ini terdapat simbol dan petunjuk pencucian sesuai dengan bahan kaos polo tersebut, antara lain: 

– Tidak disarankan untuk terlalu lama direndam pada larutan air dan deterjen.

– Kucek dan peras seperlunya saja. Artinya, hindari mengucek terlalu kuat agar tidak merusak pori-pori kain lalu bilas hingga bersih. 

– Mayoritas kaos polo berbahan Lacoste dan Cotton Pique, jadi sebaiknya hindari menyikatnya terlalu keras agar tidak merusak tekstur kainnya. 

– Sebelum dijemur, balik terlebih dahulu kaos polo dengan posisi bagian dalam berada di luar agar warnanya tidak mudah pudar. 

– Proses penjemuran. Hindari menjemur kaos polo dengan cara menggantungnya di hanger atau kapstok, tapi sampirkan saja pada kawat jemuran dan biarkan hingga kering. 

– Kaos polo setelah kering bisa langsung dilipat dan disimpan. Namun jika diperlukan, Anda bisa menyetrikanya terlebih dahulu sebelum disimpan di tempat kering dan tidak lembab.    

Keamanan Bahan 

Terakhir, pastikan bahan yang digunakan bebas bahan kimia berbahaya, khususnya bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. 

Itulah beberapa trik yang bisa Anda terapkan ketika akan memilih bahan untuk bikin polo shirt Jogja. Pada dasarnya, pemilihan kaos tidak hanya mengandalkan pada modelnya yang keren dan kekinian saja, tetapi juga harus memperhatikan kualitas bahannya.